BOS dapat menyelesaikan masalah
Ditengah kenaikan harga BBM di saat ini yang juga bersamaan dengan datangnya tahun ajaran baru, ternyata program BOS dapat menyelesaikan sedikit maslah kita.
Bayangkan jika tidak ada BOS (Biaya Operasional Sekolah), para orang tua murid yang pendapatannya pas-pasan pasti enggan menyekolahkan anaknya yang akan masuk SD ataupun SMP. Lain lagi jika orang tua mereka adalah orang tua yang “berada”, “biarpun harga BBM naik, anak saya harus tetap sekolah.” Kurang lebih begitulah gambaran saya terhadap orang tua yang memilki pekerjaan tetap dan penghasilan yang berlebih.
Jika BOS memang benar-benar tidak ada, anda pasti sependapat bahwa hanya orang kaya-lah yang bisa mengenyam pendidikan. Itu artinya kita akan kembali lagi seperti jaman kolonial dulu. Anda tentu tahu bahwa pada masa itu, hanya para petinggi pemerintahan-lah yang dapat berangkat ke sekolah.
Tapi sekarang kita tidak hidup di jaman kolonial seperti dulu lagi. Kini para orang tua bisa bernapas lega ditengah himpitan ekonomi yang semakin sulit. Biaya sekolah bisa sedikit terbantu dengan adanya program BOS. Kini sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah karena alasan biaya.
Tapi sampai kapan progaram BOS akan bertahan?
Kita tahu bahwa kebutuhan pemerintah untuk rakyat Indonesia tidak hanya dalam bidang pendidikan saja. BOS bisa saja dicabut oleh pemerintah bila memang dibutuhkan.
Saya berharap program BOS harus tetap ada di Indonesia, mengingat persaingan sumber daya manusia (SDM) semakin panas di era globalisasi ini.
Lebih jauh lagi, saya berharap agar sasaran program BOS bisa diperluas lagi. Tidak hanya bagi siswa SD dan SMP, tapi sampai ke jenjang SMA dan jenjang perguruan tinggi.
Tidak ada salahnya kan kita berharap? komentar
BOS Dapat Menyelesaikan Masalah di Tahun Ajaran Baru
Diposting oleh
kharis
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)